PONDOK PESANTREN DDI LAMPU SATU DAN BADKO MMP PAPUA SELATAN
JALIN KERJA SAMA PENGUATAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS DAN TIK SECARA DARING
Merauke, Papua Selatan – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda Muslim Papua, Pondok Pesantren DDI Lampu Satu menjalin kerja sama strategis dengan Badan Koordinasi Majelis Muslim Papua (BADKO MMP) Papua Selatan. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan kompetensi Bahasa Inggris dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) secara daring yang dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 19.15 WIT.
Program pembelajaran ini dirancang secara bergilir setiap minggunya. Pada satu pekan, peserta akan mendapatkan pembelajaran Bahasa Inggris, sementara pada pekan berikutnya mereka akan diajarkan keterampilan TIK secara praktis, seperti penggunaan Canva untuk desain grafis, pemanfaatan Google Master untuk optimalisasi aplikasi Google, pengenalan kecerdasan buatan (AI), serta berbagai pembelajaran digital lainnya.
Ketua BADKO MMP Papua Selatan,Abang Sidik Weriuw menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan santri dan anak-anak Muslim di wilayah Papua Selatan. “Kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan abad 21. Bahasa Inggris dan TIK adalah dua komponen penting yang harus mereka kuasai agar tidak tertinggal di era digital saat ini,” ungkapnya.
Pimpinan Pondok Pesantren DDI Lampu Satu, Ust.Umar, juga menambahkan bahwa program ini disambut antusias oleh para santri. “Kami bersyukur bisa menjalin sinergi dengan BADKO MMP. Pembelajaran daring ini akan memperluas wawasan santri, tidak hanya dalam aspek keagamaan tetapi juga kemampuan praktis yang bisa mereka manfaatkan di masa depan,” ujarnya.
Pentingnya Bahasa Inggris dan TIK Menurut Pakar Pendidikan
Menurut Dr. Anies Rasyid Baswedan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, penguasaan Bahasa Inggris adalah pintu menuju dunia global. “Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan peluang kerja di kancah global,” katanya dalam sebuah seminar pendidikan.
Sementara itu, menurut Prof. Yohanes Surya, pakar pendidikan dan fisikawan, penguasaan TIK adalah modal penting untuk menciptakan generasi inovatif. “Anak-anak yang mampu menggunakan teknologi untuk belajar dan berkarya akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu menciptakan solusi kreatif untuk masalah di lingkungannya.”
Kerja sama antara Pondok Pesantren DDI Lampu Satu dan BADKO MMP Papua Selatan ini menjadi langkah progresif dalam memberdayakan generasi muda Muslim Papua, menjadikan mereka insan yang cerdas, terampil, dan siap bersaing di era digital.
BERIKUT REKAMAN BIMBINGAN ON LINENYA
