# Penutupan Diklat Manajemen LKS Kabupaten Merauke Berlangsung Penuh Haru dan Semangat Kebersamaan
**Merauke, 25 Juli 2026** – Sebanyak **40 peserta Diklat Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kabupaten Merauke** mengikuti acara penutupan pelatihan yang berlangsung di **Aula Sekolah Rakyat Merauke** pada **Sabtu (25/7/2026) pukul 16.00 WIT**. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, kebersamaan, serta semangat untuk terus memajukan LKS di Kabupaten Merauke.
Acara dipandu oleh **Ibu Farikha** selaku pembawa acara (MC). Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyanyikan lagu nasional **”Bagimu Negeri”** sebagai bentuk rasa cinta kepada tanah air dan pengabdian dalam pelayanan sosial.
Memasuki sesi kesan dan pesan, perwakilan **Angkatan V**, **Bapak Zaenal**, menyampaikan rasa syukur atas seluruh rangkaian pelatihan yang telah dilaksanakan. Beliau berharap agar grup komunikasi yang telah dibentuk selama pelatihan tidak dibubarkan setelah kegiatan berakhir.
“Grup ini hendaknya tetap menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, serta mencari solusi bersama dalam menghadapi berbagai kendala yang dihadapi oleh masing-masing LKS,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan **Angkatan VI**, **Bapak Umar**, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur karena mendapatkan kesempatan mengikuti Diklat Manajemen LKS. Menurutnya, pelatihan ini memberikan banyak ilmu yang sangat bermanfaat untuk diterapkan di lembaga masing-masing.
Beliau menjelaskan bahwa selama pelatihan para peserta dibekali kemampuan menyusun struktur organisasi LKS secara lengkap beserta pembagian tugas dan tanggung jawab setiap bidang. Selain itu, peserta juga belajar menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan lembaga, menyelesaikan berbagai studi kasus yang bersifat mendesak di LKS, hingga menyusun proposal kemitraan secara lengkap beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Tidak hanya itu, materi mengenai **personal branding LKS** juga menjadi salah satu bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang dikelola.
Menurut Bapak Umar, pengalaman yang paling berharga selama mengikuti diklat adalah ketika seluruh peserta melakukan **observasi langsung ke salah satu LKS**. Dari kegiatan tersebut, peserta memperoleh banyak pembelajaran nyata mengenai tata kelola lembaga, pelayanan, serta berbagai praktik baik yang dapat diadaptasi dan diterapkan di LKS masing-masing.
Seluruh peserta mengaku merasa senang dan memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti rangkaian Diklat Manajemen LKS. Mereka berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial di Kabupaten Merauke. Diakhir sanbutan langsung disampaikan oleh ibu kepala Bidang Diklat Kemensos Papua.
Sebagai penutup, seluruh peserta, panitia, narasumber, dan fasilitator melaksanakan **foto bersama** sebagai simbol kebersamaan sekaligus kenang-kenangan atas suksesnya penyelenggaraan Diklat Manajemen LKS Kabupaten Merauke. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya kegiatan yang tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga mempererat jaringan dan kolaborasi antar-LKS demi terwujudnya pelayanan sosial yang semakin profesional, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.
