ANUGRAH PGM AWARD DI BOGOR

Seribu Guru Madrasah dari Seluruh Nusantara Hadiri PGM Award 2026 di Bogor, Wakil Gubernur Papua Selatan Raih Penghargaan Bergengsi

**Bogor** – Auditorium Kabupaten Bogor menjadi saksi penyelenggaraan **Anugerah PGM Award 2026**, sebuah ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar **1.000 guru madrasah** dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari **Merauke hingga Aceh**.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai tingkatan kepengurusan PGM Indonesia, mulai dari **Pengurus Cabang (PC), Pengurus Daerah (PD), hingga Pengurus Wilayah (PW)**. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus apresiasi bagi para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan madrasah di Indonesia.

Salah satu penerima penghargaan tahun ini adalah **Wakil Gubernur Papua Selatan, Bapak Paskalis Imadawa, S.Pd.** Penghargaan tersebut diusulkan oleh **PW PGM Papua Selatan** sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi beliau dalam mendukung perkembangan pendidikan, khususnya pondok pesantren dan madrasah di wilayah Papua Selatan.

Ketua PW PGM Papua Selatan, **Umar Latifui**, mengaku bangga karena usulan tersebut mendapat apresiasi dari PGM Indonesia.

> “Kami merasa bangga dapat mengusulkan Bapak Paskalis Imadawa, S.Pd. sebagai penerima PGM Award tahun ini. Beliau telah memberikan perhatian dan kontribusi nyata terhadap kemajuan pondok pesantren serta lembaga pendidikan madrasah di Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Merauke,” ujar Umar Latifui.

Acara Anugerah PGM Award juga dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah, di antaranya **Gubernur dan Wakil Gubernur**, **Bupati dan Wakil Bupati**, **Wali Kota**, **Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK)**, serta **Staf Khusus Kementerian Agama Republik Indonesia, Bapak Gugun Gumelar**.

Dalam sambutannya, Gugun Gumelar menekankan pentingnya peningkatan **human capacity** bagi seluruh guru madrasah agar mampu menghadapi tantangan modernisasi dan perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

Beliau juga menyampaikan kabar menggembirakan berupa peluang peningkatan kompetensi guru melalui program internasional. PGM Indonesia diminta menyiapkan **tiga guru tahfiz Al-Qur’an** untuk diberangkatkan ke **Mesir**, serta **lima guru** untuk mengikuti program pengembangan di **Amerika Serikat atau Inggris**. Salah satu persyaratan utama bagi peserta adalah memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan **skor TOEFL minimal 705**.

Sementara itu, **Ketua Umum PGM Indonesia** dalam pidatonya menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah di seluruh Indonesia. Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah memperjuangkan kesempatan bagi guru madrasah agar dapat diangkat menjadi **Aparatur Sipil Negara (ASN)**.

Beliau menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat regulasi yang hanya memberikan peluang pengangkatan ASN kepada guru honorer yang mengabdi di madrasah negeri. Kebijakan tersebut dinilai kurang memberikan keadilan bagi ribuan guru honorer yang telah lama mengabdi di madrasah swasta.

Oleh karena itu, PGM Indonesia bersama tim pakar hukumnya akan mengupayakan langkah hukum dengan mengajukan gugatan terhadap ketentuan tersebut agar seluruh guru madrasah, baik negeri maupun swasta, memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan status kepegawaiannya.

Rangkaian kegiatan Anugerah PGM Award 2026 ditutup dengan prosesi penyerahan penghargaan kepada para penerima dari berbagai provinsi di Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi para tokoh serta pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan madrasah di tanah air.

Melalui penyelenggaraan PGM Award ini, diharapkan semangat kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan seluruh insan pendidikan madrasah semakin kuat demi mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih maju, berkualitas, dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *